Sekolah BHK Jakarta Membantu Meringankan Korban Banjir

Pada saat pergantian tahun 2020, wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan yang sangat deras, sehingga menyebabkan banjir diberbagai daerah. Mulai tengah hari hingga petang, kawasan Grogol khususnya Kelurahan Jelambar, Jalan Satria Raya dari (TL. grogol sampai stasiun grogol), Jalan Satria 1; Jl Satria 2, Jl Satria 3, dan Jl Satria 4, ketinggian air mencapai dari 50 cm sampai 70 cm tetap belum bisa dilalui kendaraan. Ke depan masih ada potensi hujan ekstrem. Kami imbau, warga yang masih terkena banjir untuk tetap berada di pengungsian, khususnya di daerah-daerah di mana air masih tinggi,” kata juru bicara BNPB, Agus Wibowo, kepada BBC News Indonesia, hari Minggu. Dengan prediksi adanya hujan ekstrem untuk beberapa waktu ke depan, ada kemungkinan air akan naik.

Menurut Sr. Christiana Sekolah BHK Jakarta disetiap ada musibah banjir selalu membuka pintu untuk korban banjir yang ingin mengungsi di Aula Yayasan Asti Dharma yang memiliki tempat yang cukup luas. Pada saat banjir ini Aula Yayasan Asti Dharma Sekolah BHK menampung seratus pengungsi, Sekolah BHK Jakarta juga menyiapkan nasi bungkus dan air minum untuk para pengungsi.
Warga disekitar Sekolah BHK Jakarta mengungsi di Aula Yayasan Asti Dharma.
Ibu dan anaknya bersyukur bisa mengungsi dan dapat beristirahat ditempat yang tinggi tidak terkena banjir.
Listrik padam saat banjir, namun warga sekitar tetap kompak untuk bersama-sama dalam suka dan duka, pada kesempatan ini mereka makan bersama dengan penerangan ditengah-tengah mereka, namun mereka tetap tegar menghadapi bencana yang terjadi pada saat ini.
Pendampingan dari Suter yang membuat hati mereka damai dan tenang menyikapi keadaan yang tidak bisa ditolak karena ini adalah kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Ambil sisi positip dan koreksi diri supaya yang terbaik terjadi dikemudian hari.

Related posts